About

LightBlog

Breaking

LightBlog

Friday, July 5, 2019

Hari kelima - Perpisahan dan Hukuman


Assalamualaikum wr. wb.

Hello Mina - san...

Jumpa lagi dengan saya Khoerul Anam alias ANIGATO. Seperti biasa, saya akan menceritakan KISAH PKL AKAKOM hari ini.

Kisah hari ini diawali dengan bangun pagi, dan akhirnya saya yg bangun duluan. Tapi setelah saya membangunkan yang lain, tidak ada yg bangun. Jadi saya tidur lagi. Eh malah dibagunkan Agoung.

Setelah bangun, saya langsung mandi dan lagi - lagi yang mandi duluan itu si Agoung. Setelah mandi saya langsung mencuci pakaian dan langsung menjermurnya.

Kemudian saya langsung masak nasi, karena kemarin malam nasinya habis, Jadi sekarang harus buat lagi. Seperti biasa, setelah persiapan pagi, kami langsung pergi ke KABOGOH dan membeli tempe. Tapi kali ini Abong tidak ikut, karena dia masih mandi saat kami berangkat ke warung.

Kami pun pulang setelah membeli makanan, saat sampai kost - an, ternyata Abong sudah membeli Pilus di waserba atau warung serba ada dekat kost kami.

Kami pun menunggu nasinya matang, karena tadi pukul 06:00 AM saya baru masak nasi, dan untuk nasi matang membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit.

Akhirnya setelah kami tunggu sekitar 10 menitan, nasi pun telah matang dan kami langsung makan karena waktu sudah menunjukan pukul 06:35 AM. Kami pu. makan sambil bercanda.

Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 06:55 AM, kami selesai makan dan langsung bergegas berangkat pkl karena sudah hampir pukul 07:00 AM. Kami pun berangkat jalan kaki dan sampai di kampus pukul 07:15 AM.

Setelah sampai, kami langsung naik menuju ruangan kami yang beada di lantai 3. Kami langsung duduk di kursi dekat ruangan dan melanjutkan blog kami.

Beberapa saat kemudian, saya dan yg lainnya pun masuk ke dalam ruangan dam melanjutkan blog kami kembali. Kemudian kami bertemu dengan siswa yang kemarin, ternyata nama dia adalah hanif. Dia seorang gamer.

Kami pun berbagi obrolan seputar gaming dan anime hingga pukul 10:00 AM. Setelah ngobrol, dia mencoba untuk membuat blog yang merupakan kewajiban siswa dan siswi yang pkl di stmik akakom.

Pada pukul 10:15 AM, saya main game Boku no Hero Academia yaitu My Hero One's Justice, tapi saya hanya bermain 1 match karena musuh di game ini sangat mudah untuk dikalahkan.

Pukul 10:30 Hanif menyerah untuk menulis blog dan mencoba untuk membuat poster, tapi dia tidak punya corel draw, jadi dia pinjam laptop saya untuk membuat poster. Disaat yang sama, saya dan Rayen sedang memaksa Agoung dan Abong untuk main game Mini Militia. Tapi Agoung dan Abong tetap saja tidak mau, dan sekarang saya sedang menghasut Hanif untuk main game Mini Militia. Tapi dia tetap fokus dengan corelnya, tapi pada akhirnya dia nyerah juga dengan corel dan beralih lagi ke blog hingga istirahat tiba yaitu pukul 11:30 AM karena hari ini hari jum'at dan kami para kaum adam harus melaksanakan ibadah sholat jum'at.

Saat waktu istirahat, saya langsung pergi ke masjid. Tapi di tengah perjalanan kami belok dulu ke warteg untuk makan, karena takut ga kebagian kalau makan selesai sholat.

Oh iya hari ini kita makan bertambah 1 teman, yaitu Hanif. Setelah makan kita langsung pergi menuju masjid dan langsung wudhu.

Saat di masjid, kami mengambil tempat di belakang karena agar mudah keluar dan di belakang juga ada AC juga kipas angin. Selesai sholat jum'at saat meengenakan sepatu, kami melihat beberapa orang mengambil nasi kuning di kotak. Sontak kami ingin membawanya juga, tapi kami malu - malu.

Akhirnya dengan metal baja, saya mengambil nasi kuning itu duluan, dan yang lain langsung ikut ikutan. Tapi hanya saya, Rayen dan Abong saja yang mendapatkannya, Agoung dan Hanif tidak.

Kami pun langsung pergi menuju kampus lagi setelah dari masjid, dan langsung pergi menuju ruangan kami yang berada di atas.

Setelah masuk, kami hanya bercanda dan maun game. Hingga waktu menunjukan pukul 01:00 PM mentor kami masuk dan langsung menanyakan tentang papan nama.

Karena banyak dari kami yang tidak mengenakan papan nama, maka dari itu siswa dan siswi yang tidak mengenakan papan nama di hukum oleh mentor dengan merusak papan nama sendiri dan dibagi menjadi 7. Jika potongannya lebih dari 7, maka harus ambil salah satu potongan dan harus di potong kembali menjadi 40 daaan ketiga teman saya menjadi korbannya, yaitu si Agoung, Rayen, dan Abong.

Setelah semua yg tidak memakai name tag dihukum, anak pkl dari Trenggalek pamit karena mereka sudah selesai pkl, mereka sudah mulai pkl dari bulan januari.

Setelah pamit, kami pun langsung pulang. Tapi sebelumnya kami meminta tanda tangan atau paraf dari mentor kami. Setelah itu, kami pun langsung pulang dan kali ini Hanif ikut kami ke kost - an kami.

Saat sampai di kost, kami langsung masuk ke kamar kost masing - masing dan Hanif masuk ke kamar kost saya. Kami berbincang bincang mengenai game hingga Kopeng datang dan mereka membicarakan WIBU...

Kemudian saya dan Hanif melanjutkan blog kami yang sempat tertunda tadi siang.

No comments:

Post a Comment

Adbox