About

LightBlog

Breaking

LightBlog

Tuesday, July 2, 2019

Hari Kedua - Brosur


Assalamualaikum wr. wb.

Hello mina-san...

Jumpa lagi dengan saya Khoerul Anam. Sudah tau kan siapa saya??. Kalau tidak tau silahkan klik Disini.. Seperti biasa, hari ini saya akan membagikan kegiatan keseharian saya pada hari kedua saya PKL di STMIK AKAKOM.

Hari ini adalah hari kedua saya PKL. Dimulai dengan bangun pagi pukul 04:30 dan yang pertama kali bangun hari ini adalah si Abong.

Setelah bangun saya dan teman - teman yang lainnya langsung sholat subuh di masing - masing. Lalu saya mengambil handuk di jemuran dan mandi, saya mendapat giliran kedua, karena yang pertama kali mandi adalah si Agoung. Setelah madi saya langsung mencuci pakaian agar nanti sore tidak perlu mencuci pakaian lagi. Karena di sore hari saatnya untuk istirahat atau merapihkan blog yg sudah saya buat sebelumnya.

Setlah itu saya, Rayen, Kopeng dan Agoung pergi mencari lauk untuk makan pagi di warung KABOGOH. Yah nama warungnya kabogoh artinya pacar dalam bahasa sunda. Entah kenapa namanya KABOGOH. Mungkin agar para pelanggannya betah dekat dengan pacar. GAJE.... Oh iya waktu itu Abong tidak ikut karena dia sedang mandi, agak aneh juga yah.. Dia bangun  yang pertama kali. Akan tetapi, dia mandi yang paling akhir. Setelah itu kami makan bersama di depan kos.

Setelah makan kami pun berpakaian dengan rapi, tak lupa pake minyak rambut milik si Abong dan bersiap untuk pergi PKL. Saat semua sudah siap, kami pun pergi PKL, akan tetapi Kopeng tidak pergi. Karena kata dia masuk PKL nya itu pukul 09:00 AM, tidak seperti di STMIK AKAKOM yang masuk pukul 07:30 AM. Kami berempat pun pergi duluan sementara Kopeng masih di kosan.

Di perjalanan kami selalu disapa oleh warga sekitar, yah warganya ramah sekali. Apalagi warung KABOGOH. Karena dari awal kita beli lauk di warung itu terus dan kebetulan dia juga orang sunda.

Setelah sampai di tempat PKL kami pruangan menunggu rekan yg dari lain sekolah karena masih sepi di tempat PKL. Kami pu. Duduk di kursi dekat ruangan tempat kami kumpul kemarin sambil memulai menulis blog ini.

Setelah jam 07:30 kami pun masuk ke ruangan. Kami pun hanya bercanda, main game dan diam sambil menunggu perintah selanjutnya.

Pukul 08:30 perintah pertama hari ini pun muncul. Kami diperintahkan untuk melipat ribuan brosur STMIK AKAKOM. Saat melipat, banyak siswa / siswi yang bercanda, karena betapa banyaknya brosus yang harus kami lipat.

Setelah melipat ribuan brosur, kami pun selesai melipat nya hingga pukul 10:30 walaupun masih ada beberapa siswa / siswi yang masih melipat brosur - brosur.

Selanjutnya siswa / siswi yang sudah PKL sebelumnya membawa kembali ribuan brosur - brosur yang sudah kami lipat ke luar ruangan. Setelah semuanya selesai melipat brosur, kami bercanda kembali, ada yang mendengarkan musik, main fb, main ig, main tweeter, nonton youtube, main game, dan ada yang menulis blog seperti saya.

Waktu berjalan begitu lama, kami hanya diam, tidur, ngobrol, main game, nonton video dan yang lainnya. Kami menunggu kembali perintah dan kegiatan PKL selanjutnya. Hingga akhirnya jam istirahat pun muncul tanpa ada kegiatan apapun dari pukul 10:30 PM hingga 12:00. yah istirahat siswa / siswi yang PKL di STMIK AKAKOM itu pukul 12:00 tepat.

Saat istirahat , saya , Abong , Rayen , dan Agoung pun keluar dari kampus untuk menunaikan ibadah sholat duhur. Kami sholat di masjid yang tidak terlalu jauh dari kampus. Masjidnya dominan warna hijau. Kami berjalan dari kampus menuju masjid kurang lebih memakan waktu 2 menit - an.

Setelah sampai di masjid, kami membuka sepatu, wudhu, dan sholat dengan imamnya si Agoung. Saat selesai, kami keluar masjid, memakai sepatu kembali dan menuju warteg dekat masjid.

Di warteg itu pemiliknya orang sunda juga, jadi kami memesan makanan dengan bahasa sunda (bahasa kesatuan sekolah kami). Saya memesan sayur sop dengan mendoan tempe dan gehu / tahu brontak / tahu isi.

Setelah makan, kami pergi lagi menuju kampus dan tiba tiba Abong belok ke sebuah toko dan menanyakan olet. Akan tetapi penjualnya tidak tau apa itu olet, lalu Abong menjelaskan lagi bahwa olet itu jarum yang di bengkokan. Tapi sang penjual tetap tidak tau, lalu penjual menunjukan jatum pentul, Abong pun menolaknya, lalu tiba tiba ada biarawati yang memberitahunya, bahwa yg dimaksud si Abong adalah Peniti. Dan Abong pun meng - iya kan nya. Sontak semua orang yang ada disekitar toko itu.

Kami melanjutkan perjalanan ke kampus, setelah sampai kami duduk di kursi dekat jendela. Kami pun istirahat disana, saya dan Agoung kembali melanjutkan blog, Rayen dan Aboung sibuk membuat email.

Tiba tiba datang teman perempuan kami dan menyarankan kami agar tidak dudum di kursi tersebut. Sontak kami kaget dan langsung bertanya kenapa tidak boleh duduk di kursi itu. Dia men jawab bahwa kemarin sewaktu dia duduk disana, dia dimarahi oleh seseorang dan katanya akan dilaporkan ke mentornya.

Setelah mendengar itu kami pun pergi menuju ruangan dan duduk disana sambil melanjutkan blog ini. waktu pun berlalu hingga ada seseorang yang membawa brosur kembali dan pada saat itu waktu telah menunjukan pukul 01:30 PM.

Kami diperintahkan untuk melipat brosur kembali, tetapi untuk yang sekarang bukan brosur tentang akakom. sambil melipat brosur yang baru, ada seseorang lagi yang membawa kembali brosur akakom yang sebelumnya telah kami lipat, kemudian brosur yang baru dengan brosur akakom kami satukan satu persatu dengan menggunakan steples.

Waktu pun semakin berlalu dan akhirnya selesai juga kami melipat dan menyatukan brosur, dan tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 04:00 PM yang merupakan waktu kami untuk pulang. Saat selesai, kami semua pulang.

Saat berada di depan pintu gerbang STMIK AKAKOM, saya, Rayen, Abong dan Agoung pergi ke Counter untuk membeli sebuah kartu perdana THRII, dan kami semua membelinya kecuali si Agoung, dia membeli quota smarten. saat perjalanan pulang, tiba tiba si Agoung panik dan kami langsung mendekatinya dan menanyakan apa yang terjadi padanya. ternyata uang kembaliannya kurang 5000 rupiah, akhirnya kami pun kembali ke Counter tadi untuk meminta kembalian Agoung. Untung penjaga Counternya baik sehingga dia memberikan uang kembalian ke si Agoung.

Kami pun melanjutkan perjalanan, saat pulang ke kost - an, ternyata Kopeng sudah ada di sana. lalu kami pun melanjutkan menulis blog dan kami mandi sore seperti biasanya..

Sekian

No comments:

Post a Comment

Adbox